JawaPos. com – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan besar baru penyaluran Bantuan Operasional Madrasah (BOS) untuk madrasah swasta di 2021. Selama ini, proses penyaluran BOS didistribusikan melalui kantor daerah Kemenag tingkat provinsi atau jawatan Kemenag di Kabupaten/kota.

“Mulai tahun 2021, kita bakal ubah skema. Penyaluran BOS madrasah swasta akan dilakukan secara terpusat. Untuk BOP Raudlatul Athfal serta BOS madrasah negeri, tetap mencuaikan satuan kerja masing-masing, ” kasar Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar dalam keterangan tertulis, Senin (9/11).

Menurut dia, alasan perubahan skema itu agar proses realokasi anggaran BOS madrasah preman lintas Kankemenag bahkan Kanwil bisa lebih fleksibel. Sebab, anggaran PEJABAT madrasah swasta disusun berdasarkan bukti perencanaan tahun sebelumnya. Data tersebut belum mencakup peserta didik pertama yang diterima madrasah pada tahun berjalan.

“Akibatnya, kadang ada daerah yang alokasi anggaran BOS bagi siswa baru madrasah swasta lebih banyak dari jumlah siswa baru yang diterima, jadi alokasi anggarannya berlebih atau surplus, ” jelasnya.

“Sementara, di daerah lain siswa mutakhir yang diterima jauh lebih banyak dari alokasi anggaran BOS dengan tersedia sehingga kurang. Kondisi ini akan lebih mudah proses realokasinya jika dilakukan secara terpusat, ” sambungnya.

Umar memasukkan, Kemenag telah menerapkan Sistem e-RKAM (Rencana Kerja dan Anggaran Langgar berbasis Elektronik) pada 2021. Implementasi e-RKAM ini menjadi bagian sejak implementasi Proyek Reformasi Kualitas Pendidikan Madrasah atau Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) yang akan berlangsung selama lima tarikh, dari 2020 hingga 2024.

“e-RKAM dikembangkan untuk membalas tantangan dan kebutuhan masa kini dan mendorong tata kelola pelajaran yang efektif dan efisien, dan transparan dan akuntabel” jelasnya.

Baca juga:

“Sebagai bagian sebab program REP-MEQR, Pak Dirjen juga sudah mencanangkan pengembangan EMIS sehingga tahun depan diharapkan datanya sudah real time . Ini akan memudahkan dalam penyaluran dana BOS, ” tandasnya.

Saksikan video memikat berikut ini:

[embedded content]

Source