Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

JawaPos. com – Guntur Soekarno, putra pertama Presiden Soekarno, mengingatkan kembali para generasi muda untuk mengingat wujud sang Proklamator. Ajakan tersebut dikemukakan dalam bukunya dengan berjudul ‘BUNG KARNO, Bapakku, Kawanku, Guruku’ .

Menurut dia, saat ini ada kalangan yang masih terus mencari jalan melakukan de-soekarnoisasi. Sehingga, perlu ada pengingat agar rakyat dan generasi muda tak melupakan siapa itu Soekarno.

“Ada sebagian kalangan ingin melakukan de-soekarnoisasi. Sehingga anak muda sekarang enggak jelas mengenai jati politiknya. Nasionalisme juga stagnan. Untuk itu, saya budi perlu ada bacaan dengan bisa menimbulkan itu, ” kata Guntur Soekarno dalam diskusi virtual, Minggu (6/6).

Kini buku bertajuk ‘BUNG KARNO, Bapakku, Kawanku, Guruku’ sudah dicetak tiga kali. Berangkat wacana itu, Guntur menjelaskan, Indonesia saat ini sangat menggunakan adanya indoktrinasi untuk pembinaan watak dan jiwa keturunan. Indoktrinasi ini telah dihapuskan pada era orde anyar. Seharusnya pada era reformasi, pembinaan watak, dan rohani bangsa diselenggarakan.

“Jadi jiwa dulu yang dibangun. Watak yang dibangun. Dengan begitu, secara otomatis rasa patriotisme, nasionalisme, pemahaman pada pahlawan akan timbul, jadi inget lagi. Siapa Pangeran Diponegoro? Siapa Gatot Soebroto, ” ujarnya.

Dalam buku tersebut, dia mencoba mengenalkan sosok Soekarno dengan cara menyesatkan sederhana. Guntur menuliskan seluruh pengalaman dirinya dengan Soekarno, sebagai seorang anak, kawan, dan murid.

Source